Muhajirin Bailusy Resmi Nakhodai IKA PMII Malut, Wagub Dorong Alumni Rambah Dunia Usaha
redaksiindonesiatimur_redaksi | May 10, 2026 | 0 | Daerah
TERNATE – Pengurus Wilayah Ikatan Alumni Pergerakan Mahasiswa Islam Indonesia (PW IKA PMII) Provinsi Maluku Utara periode 2025-2030 resmi dikukuhkan pada Sabtu (9/5/2026) di Royal Resto, Ternate. Kepengurusan ini secara resmi dipimpin oleh Muhajirin Bailusy berdasarkan Surat Keputusan Nomor 152/A-1/PP-IKA PMII/11/2025.
Hadir dalam prosesi tersebut, Wakil Gubernur Maluku Utara, Sarbin Sehe, menyampaikan apresiasi mendalam atas peran strategis IKA PMII selama ini. Menurutnya, organisasi ini telah menjadi kawah candradimuka yang melahirkan Sumber Daya Manusia (SDM) unggul di berbagai sektor, terutama di bidang politik, birokrasi, dan pendidikan.
Meski mengakui besarnya kontribusi alumni di sektor pemerintahan, Sarbin Sehe memberikan tantangan baru bagi kepengurusan yang baru dilantik. Ia berharap IKA PMII mulai melirik potensi ekonomi melalui dunia usaha untuk memaksimalkan kekayaan alam Maluku Utara yang melimpah.
“Banyak alumni yang telah berkontribusi di dunia politik dan pendidikan, namun kita berharap ke depan ada peran nyata di dunia usaha. Maluku Utara punya laut dan hutan yang luas, jangan sampai kita hanya menjadi penonton di tanah sendiri. Jika politisi dan birokrat sudah banyak, maka yang sekarang kita butuhkan adalah lebih banyak pengusaha dari kalangan alumni,” ujar Sarbin tegas.
Selain isu ekonomi, Wagub juga menitipkan amanah strategis terkait perjuangan 10 provinsi dalam mengawal Rancangan Undang-Undang (RUU) Daerah Kepulauan yang tengah dibahas di DPR RI. Ia berharap DPP IKA PMII dapat menjadi jembatan aspirasi agar regulasi tersebut segera disahkan demi kepentingan pembangunan wilayah kepulauan seperti Maluku Utara.
Senada dengan hal tersebut, Bendahara Umum DPP IKA PMII, Arif Rahman, menekankan bahwa paradigma alumni harus mulai bergeser ke arah kemandirian ekonomi. Ia menegaskan bahwa IKA PMII tidak boleh terjebak pada pola komunikasi transaksional dengan pemerintah daerah.
“Sudah saatnya kita memikirkan cara mengelola potensi SDA. Jadi, jika bertemu Bupati atau Gubernur, yang kita bicarakan bukan lagi soal proyek, melainkan bagaimana mengembangkan potensi daerah agar memberikan dampak luas bagi masyarakat,” ungkap Arif Rahman dalam sambutannya.
Acara pengukuhan ini berlangsung khidmat dengan kehadiran sejumlah tokoh penting, di antaranya Senator DPD RI perwakilan Malut Hasby Yusuf, Sekretaris Daerah Provinsi Samsuddin Abdul Kadir, Pj. Bupati Halmahera Tengah Ikram M. Sangadji, dan Bupati Pulau Morotai Rusli Sibua. Turut hadir pula Ketua NU Maluku Utara serta jajaran pengurus PW PMII Maluku Utara.
Melalui kepengurusan baru ini, IKA PMII diharapkan mampu menjadi warna baru dalam pembangunan Maluku Utara, tidak hanya melalui pemikiran intelektual tetapi juga melalui kontribusi nyata dalam pengelolaan sumber daya alam yang berkelanjutan.




