Provinsi Maluku Utara Adalah Penghasil Bahan Baku Multi Listrik Pertama di Indonesia

redaksiindonesiatimur_redaksi | April 13, 2022 | 0 | Pertambangan

Head of HSE dan Sustainability PT Harita Nickel Tonny Gultom menyebut Provinsi Maluku Utara sebagai penghasil bahan baku multi Listrik pertama di Indonesia.

Itu dikemukakan Tonny dalam Launching TribunTernate.com bertemakan “Memanfaatkan Potensi Minerba di Maluku Utara” pada kamis (31/03/2022).

Menurut Tonny tidak hanya di sektor tambang yang digarap melainkan ada kelanjutannya yaitu Smelter.

Smelter sendiri adalah sebuah fasilitas pengolahan hasil tambang yang berfungsi meningkatkan kandungan logam seperti timah, nikel, tembaga, emas, dan perak hingga mencapai tingkat yang memenuhi standar sebagai bahan baku produk akhir.

“Kami tidak berhenti saja di penambangan ya. Kami lanjut bangun smelter itu bagian dari komitmen kami untuk membangun wilayah timur Indonesia dari Maluku Utara,”ujar Tonny.

Pada tahun 2016 lalu pihaknya telah membangun Smelter dan beroperasi ke Nickel.
Kemudian pertengahan tahun lalu, PT Harita memproduksi pengolahan Nikel kadar rendah.

“Nah ini yang menjadi provinsi Maluku Utara sebagai sebagai penghasil bahan baku multi Listrik pertama di Indonesia,”katanya.

Bagi dia ini merupakan satu kebanggaan buat masyarakat Maluku Utara.

Mulai dari pertumbuhan ekonomi dan sudah pasti dalam itu ada kesempatan kerja.
“Kami juga harus tetap melakukan pembangunan dengan cepat, pasif, tetap juga melakukan peningkatan untuk tenaga kerja,”terang Tonny.

“Jadi di internal kami juga, kami lakukan pelatihan kemudian juga trening, sehingga kita bisa meningkatkan masyarakat lokal untuk bisa berkesempatan untuk bisa lebih maju,”sambungnya.

Selain itu Tonny juga berujar hadirnya PT Harita itu berdampak pada pertumbuhan ekonomi di Kabupaten Halmahera Selatan.

“Saya ingin tambahkan kalau yang lain dampaknya sudah terlihat, baik itu pertumbuhan ekonomi, kemudian juga kalau kemiskinan,”ujar Tonny.

“Kalau di Halmahera Selatan itu perkembangan kemiskinan itu masuk yang rendah ya 5,19 persen itu ya dibandingkan dengan Daerah lainya,”tandas Tonny.

TribunTernate.com berkantor di Kota Ternate. Portal ini diperkuat 14 wartawan termasuk content manager.
Mereka menyebar ke Ibukota Maluku Utara, Sofifi, Kota Ternate, Kabupaten Halmahera Barat, Kabupaten Halmahera Tengah , Kabupaten Pulau Morotai, Kabupaten Kepulauan Sula, Kota Tidore Kepulauan, Kabupaten Pulau Taliabu

Personalia juga dilengkapi 4 orang terdiri marketing, admin dan business manager.

News Director Tribun Network Febby Mahendra Putra mengatakan peluncuran portal TribunTernate.com dirangkaikan dengan webinar.

“Kita mengangkat tema Memanfaatkan Potensi Minerba di Maluku Utara,” kata Febby.

Webinar ini menghadirkan speaker (pembicara) nasional dan lokal di antaranya;

1. Staf khusus Menteri ESDM prof. Irwandy Arif
2. Direktur Perencanaan dan Sumber Daya Kementerian Investasi/Badan Koordinasi Penanaman Modal (BKPM), Moris Nuaimi.
3. Gubernur Maluku Utara KH Abdul Gani Kasuba / Sekdaprov Drs Syamsuddin A Kadir
4. Sultan Ternate Hidayatullah Sjah
5. Bupati Halmahera Utara Frans Manery
6. Bupati Halmahera Tengah Edi Langkara
7. Bupati Pulau Taliabu H Aliong Mus
8. Bupati Kepulauan Sula Hj. Fifian Adeningsih
9. Bupati Pulau Morotai Benny Laos
10. Wali Kota Ternate M Tauhid Soleman
11. Dekan Fakultas Ekonomi Universitas Khairun Muhsin N. Bailusy, SE, M.Si
12. Kepala Kantor Perwakilan Bank Indonesia Maluku Utara R Eko Adi Iriyanto
13. Vice President HC, CSR & Finance, PT. Antam tbk, Unit Bisnis Pertambangan Nikel Maluku Utara, Agustinus Toko Susetio .
14. Head of HSE & Sustainability,PT Harita Nickel, Tonny Gultom
15. Menejer external relation PT IWIP Subarwan Sakoi

Sumber: Tribun Ternate

Related Posts

Leave a Reply

Your email address will not be published.

Recent Comments

    Archives

    Categories